Telp : (0370) 623375

Kemenag KLU Sinkronisasi Data Di KUA

Humas_Kemenag KLU. Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara dalam hal ini seksi Bimbingan Masyarakat islam ( Kasi Bimas ) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi ( Monev ) di KUA Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara senin, 06 September 2021. Hadir Kepala Subbag Tata Usaha Hamdun, Kasi Bimas Islam H.Sulhi Akbar, S.Ag serta Kepala KUA Kec. Kayangan, Kepala KUA Kecamatan Gangga dan Kepala KUA Kecamatan Bayan para penyuluh dan penghulu serta tim monev Kemenag KLU

Kepala Kantor Kemenag KLU melalui Kasubbag Tata Usaha Hamdun mengungkapkan pentingnya data yang sinkron. “ Sinkronisasi data di tingkat KUA sangat penting mengingat sampai saat ini setelah terjadi gempa ditahun 2018 dikabupaten Lombok Utara, data – data tempat ibadah belum dilakukan pendataan atau belum dilakukan sinkronisasi data berapa tempat ibadah yang masih berdiri atau mungkin berapa tempat ibadah yang baru karena data ini sangat penting. Untuk itu selain mencatat kegiatan pernikahan di KUA juga untuk data – data lainnya “ Ungkap H. Hamdun

Lebih jauh, Hamdun meminta kepada seluruh KUA yang ada dikabupaten Lombok Utara untuk terus melakukan sinkronisasi data setiap waktu karena sampai saat ini kita belum memiliki data yang valid khususnya data masjid setelah gempa tahun 2018.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Bimas Islam juga mengungkapkan bahwa sinkronisasi data ini sangat penting kedepannya

“ Kedepannya bagaimana kita nantinya ketika masyarakat akan menikah akan menerima buku nikah, KK serta KTPnya dan kami minta kepada seluruh KUA untuk terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan menerapkan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama “ ungkap H. Sulhi Akbar

H. Sulhi Akbar juga meminta kepada seluruh KUA untuk terus berkoordinasi dan membangun kerjasama dalam melaksanakan kegiatan. Dokumen – dokumen kegiatan pernikahan di KUA – KUA untuk terus ditata rapi agar nantinya ketika ada pemeriksaan tidak mengalami kesulitan – kesulitannya. Dalam kegiatan monev tersebut ada beberapa dokumen – dokumen penting yang dilakukan pemeriksaan seperti jumlah buku nikah, Kelengkapan Berkas penilaian, Dokumen pengisian blangko menggunakan huruf balok dan tinta hitam pada computer atau mesin ketik serta beberapa penulisan penulisan data – data lainnya. ( Humas )

share:

Tinggalkan Komentar Anda

Berita Lainnya